JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Kali ini, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, diamankan dalam operasi yang digelar pada Selasa (28/7).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, kepada wartawan membenarkan adanya operasi senyap yang dilakukan di wilayah Kabupaten Pemalang.
Namun, Fitroh belum bersedia mengungkap perkara yang menjerat Anom Widiyantoro maupun jumlah pihak yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Anom Widiyantoro yang berpasangan dengan Nurkholes terpilih dalam Pilkada 2024. Keduanya dilantik bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025.
Sepanjang 2026, KPK tercatat telah beberapa kali melakukan OTT terhadap kepala daerah yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Modus yang diungkap beragam, mulai dari suap, pemerasan, hingga penerimaan gratifikasi.
Sebelum Anom Widiyantoro, KPK telah memproses sejumlah kepala daerah, di antaranya Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Bupati Muara Enim Edison, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, serta Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. (CNN)











