Bisa Dipidana, Oknum ASN Majene Diduga Palsukan Dokumen Kepala Balitbang

  • Bagikan

MAJENE – Pengumuman Nomor:01/SEK-PANSEL-JPTP/III/2023 tentang seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mejene menuai sorotan publik.

Alasannya, oknum aparat sipil negara (ASN) diduga memalsukan dokumen berupa surat pengunduran diri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Majene Andi Adlina Basharoe yang hingga kini masih aktif.

Baca Juga  Polisi Goes To School Polres Majene Sasar Siswa Sekolah Dasar

Jika benar terjadi pemalsuan dokumen, maka tindakan tersebut jelas merupakan perbuatan melanggar hukum, khususnya Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Juga  Jalan Menuju Kampus STAIN Majene Dipagar Pemilik Tanah Karena Janji Palsu Bupati

(1) Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *