MAJENE – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat memeriksa puluhan orang terkait dugaan penyalahgunaan dana bagi hasil pengelolaan minyak dan gas (Migas) atau Participating Interest (PI) pengelolaan Blok Sebuku di wilayah Kepulauan Lerelerekang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang dikelola Perumda Aneka Usaha Kabupaten Majene.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar, Amiruddin, SH., saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhastApp, Senin (10/07/2023).
Menurutnya, hingga saat ini, jaksa telah memeriksa sedikitnya 20 orang yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
“Pemeriksaan masih jalan. Sudah 20 orang (yang diperiksa),” tulis Amiruddin, melalui pesan WhastApp yang diterima Tim Redaksi.
Hanya saja, Amiruddin enggan membeberkan lebih jauh siapa saja nama dan posisi mereka dalam Perumda Aneka Usaha Kabupaten Majene selaku pengelola dana PI Lereklerekang yang telah diperiksa dalam kasus tersebut.
Alasannya, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan Intelijen Kejati Sulbar.