Pemilu  

Sudarmana Minta Jangan Pilih Pemimpin Tidak Amanah

99News.id – Puncak Pesta demokrasi yang dinanti masyarakat akan segera berlangsung dan akan menjadi penentu pemegang amanah dari masing-masing Dapil sebagaimana diatur oleh KPU.

Seluruh masyarakat diharuskan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024 mendatang untuk memilih Pemimpin, baik Presiden maupun Legislatif.

Sebab itu, berbagai pandangan dan pertimbangan yang keluar dari pemikiran jernih sejumlah toko masyarakat dalam memilih pemimpin demi kemajuan Daerah dan Bangsa.

Munurut sejumlah Ulama, pemimpin adalah seseorang yang menganggap kekuasaannya sebagai amanah dari Allah SWT sehingga pelaksanaan kekuasaannya dianggap tidak lain sebagai cara terbaik pengabdian kepada Tuhannya.

Baca Juga  ASN di Sulbar Ikrar Netralitas Hadapi Pemilu 2024

“Pemimpin adalah  individu yang mampu merubah dari tujuan ke tujuan untuk menjadi Tindakan nyata dengan cara terencana, terstruktur dan terukur serta mampu memahami orang yang dipimpinnya melalui batinnya,” tutur Sudarman AR, salah satu putra Daerah Majene yang prihatin melihat sikon

Menurutnya, Calon pemimpin harus menyadari tugas, fungsi dan tujuan seorang pemimpin. Karena itu, calon pemimpin harus bisa memahami dan mampu aplikasikan point point dibawa ini:

○Memahami nilai-nilai etika dan Moral;

○Memahami pengembangan visi dan strategi;

○Memahami Perubahan;

○Memahami pengaruh Kekuasaan dan sosial politik

○Mampu mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia;

Baca Juga  Peserta Jalan Sehat HUT Golkar Membludak di Stadion Prasamya Majene

○Mampu mebangun dan menjaga komunikasi efefktif;

○Mampu melakukan inovasi dan pemecahan masalah;

○Menangani konflik dengan adil dan konstruktif;

○Pengawasan dan evaluasi.

Inilah poin penting untuk menjadi petunjuk dalam mengaplikasikan suatu amanah yang diberikan oleh masyarakat, terutama pemimpin yang ada ditingkat 2, eksektutif dan legislatif.

kita tahu tingkat 2 terikat aturan atau prosedur diatasnya untuk mendapatkan dukungan membangun daerahnya.  

Poin tersebut dituntut untuk mengembangkan lebih dalam lagi, “Jangan pernah memilih pemimpin kalau dia tidak punya kemampuan membawa tujuan visi misi kepemimpinannya yg dapat dinikmati langsung oleh masyarakat luas,” pesan Sudarman AR

Baca Juga  4 Wajah Baru Anggota DPRD Sulbar Dapil 4 Majene Periode 2024-2029

Majene sangat tertatih-tatih melakukan perubahan, lanjut Sudarman, karena pemimpin yang ada hanya punya nafsu berkuasa tapi tidak mampu mewujudkan sesuai harapan masyarakat. 

Baligho-baligho calon penjabat sekarang bertebaran di pinggir jalan,ada yg sudah lama menjabat ada pula yg pendatang baru. Incumben yg  sudah lama menduduki panggung amanah kepemimpinan. Terbukti tidak ada terobosan atau perubahan yang signifikan di masa jabatannya, dan Balighonya masih bertebaran di pinggir jalan, dan mereka, kita, terutama saya harus sadari bahwa pemimpin itu dan kita semua akan dimintai pertanggungjawaban-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *