Kampus  

Ungkapan Hati Mahasiswa Akhir Unsulbar Diduga Dipersulit Pembimbing: Tolong Pak Rektor

Ungkapan hati mahasiswa unsulbar
Ilustrasi seorang dosen pembimbing sedang memeriksa skripsi mahasiswa.

MAJENE, Seorang diduga mahasiswa semester akhir atau semester 12 di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengungkapkan isi hatinya yang mendalam di media sosial Facebook, Kamis (18/6/2026).

Mahasiswa yang memiliki akun bernama Fitri Fi itu mengaku capek, tugas akhir atau skripsinya tidak kunjung diperiksa dan selesai. Padahal sebentar lagi Uang pembayaran semester (UKT) semakin dekat.

“Capek sekali KA naik teruss di kampus ujung”nya tdk na periksa pembimbing (emoji menangis),,ditemui dia bilang kirim file saja nanti di periksa sampai skrng tidak di periksa kutemui lagi tdk na periksa,,mau sekali maka ujian tutup supaya tdk bayar Ki ukt, pengen juga di ingatkan dosen pembimbing supaya cepat selesai mahasiswa nya jangan cuma mahasiswa yang di ingatkan agar cepat selesai mahasiswa pengen selesai tapi pembimbing yang slow respon,,tolong pak rektor,” tulis akun itu di media sosial.

Baca Juga  PKL Poltekkes Makassar Dampingi Siswa SD di Bone Vaksinasi 6-11 Tahun

Melihat ungkapan itu, sejumlah netizen turut mengomentari jeritan hati mahasiswa itu.

“Pembimbing harusnya membantu mahasiswa dalam mengerjakan skripsi Krn itu memang tujuannya bukan malah membuat mahasiswa susah di oper sana sini! Harusnya ini dulu yg di benahi mahasiswa sebelum pergi keluar mandemo Krn memang ada beberapa oknum dosen yg sengaja mempersulit mahasiswa nya!,” tulis akun M Rahmat.

Baca Juga  185.000 Orang Bakal Dapat Beasiswa KIP 2022 dari Kemendikbudristek

“Fitri Fi kalau gitu lapor saja ke prodi biar ganti pembimbing,” tulis akun Daniel Beltsazar.

“setiap hari chat dan curhat dengan pembimbing atau cari tahu jadwalnya datangi terus, minta solusi di ketua jurusan atau menghadap ke wakil dekan bidang kemahasiswaan, terkahir minta petunjuk sma Tuhan untuk dimudahkan,” tulis akun Ridwan Master.

Baca Juga  BRI Majene dan Unsulbar Teken MoU, Terkait Pelayanan Jasa Perbankan

“Jangan jadi Mahasiswa dek klau belum mampu beradaptasi dengan keadaan itu, anda adalah satu dari banyak mahasiswa yang mengalami hal tersebut.

Hal seperti ini itu wajar dan tidak akan sebanding kerasnya ujian hidup kala anda purna jadi mahasiswa.

Maaf semua orang pernah berstatus jadi Mahasiswa dan mungkin apa yg anda rasakan tidak lebih berat dari yang pernah kami rasakan tempo itu,” tulis akun Irfan Irfan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *