FORKOPIMDA Majene Bantah Rekomendasikan Penundaan Pilkades

MAJENE – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene Salmawaty Djamado, selaku anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyesalkan terbitnya surat pernyataan Bupati Majene Achmad Syukri Tammalele terkait penundaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 43 Desa di Majene tahun 2023.

Baca Juga  SDN 066 Pekkabata, Laksanakan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, Didampingi Orang Tua Antusias ikut Vaksin

Menurutnya, Pilkades merupakan pesta rakyat, sebab masyarakat dapat menentukan langsung sosok pemimpinnya di desa, sehingga warga desa mengharapkan terselenggaranya Pilkades di tahun 2023 ini.

Baca Juga  Hari Ini Bertambah 61 Warga Sulbar Terpapar Covid-19, Seorang Meninggal

“Kami sangat sedih dengan keputusan penundaan Pikades tahun ini, karena demokrasi desa betul-betul terinjak di tanah Assamalewuang ini,” tegas Ketua DPRD Majene Salmawaty kepada sejumlah awak media, Sabtu (27/5/2023).

Ketua DPC PPP Kabupaten Majene ini juga mempertanyakan landasan poin kedua Surat Pernyataan Bupati Majene Nomor : 014/688/2023 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Majene Tahun 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *