Pada poin itu, dituliskan alasan Pemerintah Daerah Kabupaten Majene yang menyebut telah berkoordinasi, meminta saran dan masukan kepada anggota FORKOPIMDA Kabupaten Majene khususnya dalam rangka menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Majene dinilai tidak berdasar.
Alasannya, hingga saat ini belum ada FORKOPIMDA Kabupaten Majene yang mengeluarkan surat penyataan secara resmi terkait rawannya kondisi keamanan di wilayah desa yang akan menggelar Pilkades tahun ini.
“Kami justeru menyarankan agar Pemda Majene menggelar Pilkades sesuai keinginan mayoritas, mulai dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Majene,” bebernya.
Apalagi, Kapolres Majene melalui pemberitaan sejumlah media online telah mengeluarkan pernyataan bahwa siap mengamankan rangkaian kegiatan pemilihan umum yang akan di gelar di wilayah kabupaten Majene, mulai dari Pilpres, Pileg, Pilkada serta Pilkades.











