Jakarta – Nama Ifan Seventeen atau Riefian Fajarsyah dikenal luas sebagai vokalis grup band Seventeen. Perjalanan kariernya di dunia hiburan Indonesia penuh dengan perjuangan, kesuksesan, hingga cobaan berat yang mengubah hidupnya.
Awal Kehidupan dan Bakat Musik
Ifan lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983. Bakat menyanyinya mulai terlihat sejak masa sekolah. Saat bersekolah di SMA Negeri 3 Pontianak, ia aktif mengikuti berbagai lomba vokal dan berhasil meraih prestasi dalam festival menyanyi antarpelajar pada tahun 2001. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM).
Bergabung dengan Seventeen
Band Seventeen sendiri dibentuk pada tahun 1999 di Yogyakarta. Ifan bergabung sebagai vokalis setelah lolos audisi dan menggantikan vokalis sebelumnya. Bersama Seventeen, ia berhasil membawa band tersebut meraih popularitas melalui sejumlah lagu hits yang sangat dikenal masyarakat Indonesia.
Beberapa lagu populer Seventeen antara lain:
- “Jaga Slalu Hatimu”
- “Jalan Terbaik”
- “Selalu Mengalah”
- “Hal Terindah”
- “Kemarin”
Lagu-lagu tersebut membuat nama Seventeen menjadi salah satu band pop-rock Indonesia yang paling populer pada era 2000-an hingga 2010-an.
Tragedi Tsunami Selat Sunda 2018
Pada 22 Desember 2018, saat Seventeen tampil di Tanjung Lesung, Banten, terjadi tsunami yang dipicu aktivitas Anak Krakatau. Gelombang besar menghantam panggung dari belakang dan menyebabkan sebagian besar personel serta kru band meninggal dunia. Ifan menjadi satu-satunya personel aktif yang selamat dari tragedi tersebut. Dalam peristiwa itu, ia juga kehilangan istrinya, Dylan Sahara.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu ujian terberat dalam hidup dan kariernya.
Bangkit dan Melanjutkan Karier
Setelah masa berduka, Ifan perlahan kembali berkarya di dunia musik. Ia memilih tetap membawa nama Seventeen sebagai bentuk penghormatan kepada rekan-rekannya yang telah tiada. Ia menyatakan tidak akan membentuk band baru dan ingin menjaga warisan nama Seventeen di industri musik Indonesia.
Selain bernyanyi, Ifan juga mulai aktif dalam berbagai kegiatan di bidang perfilman, produksi kreatif, dan organisasi ekonomi kreatif.
Kiprah Terbaru
Pada tahun 2025, Ifan mendapat perhatian publik setelah dipercaya menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perfilman. Penunjukan ini menandai babak baru dalam perjalanan kariernya yang tidak hanya terbatas pada dunia musik, tetapi juga industri kreatif dan perfilman nasional.
Kesimpulan
Perjalanan hidup Ifan Seventeen merupakan kisah tentang kerja keras, ketekunan, dan kemampuan bangkit dari musibah besar. Dari seorang pelajar yang gemar mengikuti lomba menyanyi, menjadi vokalis band terkenal, menghadapi tragedi yang merenggut rekan-rekannya, hingga dipercaya memimpin perusahaan perfilman negara, Ifan menunjukkan semangat untuk terus berkarya dan melangkah maju.







