MAJENE, Kisruh pungutan keamanan tak berdasar hukum di Pasar Sentral Majene yang menjadi temuan BPK semakin menggelinding. Tak pelak, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Nadhlah B Fattah angkat bicara, Kamis (23/7/2026).
Dalam pesan singkat melalui WhatsApp ke redaksi, Nadhlah mengatakan bahwa pihaknya langsung menghentikan aktifitas pungutan liar setelah menjadi temuan BPK.
“Adanya kegiatan di pasar sentral berupa Pembayaran uang keamanan, saya juga kaget dan baru mengetahui kalau ada hal seperti itu,” tulisnya.
Mantan kepala BKPSDM Majene itu mengatakan, nanti ada temuan BPK baru dirinya mengetahui bahwa ternyata di pasar sentral Majene ada Pembayaran uang keamanan yang dikelola langsung kepala UPTD pasar dan stafnya tanpa ada pemberitahuan ke Dinas Koperasi.
“Mengenai besaran dan peruntukannya, kami sama sekali tidak mengetahui, karena mereka jalan sendiri,” tegasnya.
Dengan adanya temuan BPK, sebagai kadis, lanjut adek ipar Bupati Majene itu, dirinya langsung perintahkan untuk segera menghentikan kegiatan tersebut. “Kepala UPTDnya sudah menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan kegiatan seperti itu,” jelasnya lagi.
Sampai saat ini, Nadhlah mengatakan tidak ada lagi kegiatan seperti itu di pasar. “Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT, diberi nikmat kesehatan, kekuatan lahir batin, nikmat iman, Nikmat kesabaran dan ketabahan dalam mengarungi hidup dan kehidupan di muka bumi ini, dilindungi dari segala marabahaya,” tutupnya.







