Anggaran Mega Proyek Mamuju Arteri Ring Road Terancam Hangus

  • Bagikan

MAMUJU – Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi menanggapi polemik terkait pembangunan Mega proyek arteri II atau Mamuju Arteri Ring Road (MARR) yang terancam tak berjalan.

Menurutnya hingga kini pelaksanaan proyek tersebut masih dikomunikasihkan dengan berbagai pihak terkait.

“Masih dikomunikasikan karena warga Tambi dan Kampung Baru Mamuju menolak jika pembangunannya harus masuk pemukiman,” kata Suraidah, saat ditemui di Gereja Toraja Jl Atik Sutedja Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (31/10/2022).

Baca Juga  Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak Dipastikan Siap Jalankan Misi Utama

Dikatakan, warga hanya akan menerima jika pembangunan MARR ini lewat pantai.

Sedangkan, pihak Balai Jalan Nasional Wilayah Sulbar beranggapan anggaran yang akan digunakan jika lewat pantai akan lebih besar.

Baca Juga  Bupati Mamuju Tekankan Dua Pesan Penting Bagi Pimpinan Tinggi Pratama

Balai Jalan Nasional Wilayah Sulbar mengaku tidak memiliki anggaran besar jika harus lewat pantai.

“Jadi kita akan lihat sajalah bagaimana hasilnya nanti,” ungkap Suraidah.

Sebelumnya, warga melakukan penolakan atas pembangunan MARR yang akan melewati pemukiman.

Karena dianggap akan membahayakan pemukiman warga.

Baca Juga  Sejumlah Wilayah di Mamuju Terendam Banjir

Termasuk, adanya situs sejarah yang ada dipekuburan di Tambi dan Kampung Baru.

Diketahui, pagu anggaran pembangunan Mamuju Arteri Ring Road (MARR) Tahun Anggaran 2022-2024 Sebesar Rp. 163.166.900 dengan rincian”

1. Tahun 2022 Rp. 20 M

2. Tahun 2023 Rp. 39 M

3. Tahun 2024 Rp. 104 M.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *