Transaksi Fantastis di Pasar Murah Anjungan Manakarra

  • Bagikan

MAMUJU – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat transaksi fantastis dalam penjualan di pasar murah. Bahkan nilainya mencapai Rp 40 juta selama dua hari, Rabu dan Kamis (23-24/11/2022).

Bahan pokok utama Bulog Mamuju yang dijual adalah beras, minyak goreng kemasan dua liter dan jeriken lima liter, serta gula pasir.

Staf bisnis Bulog Mamuju, Bisma mengatakan, bahan pokok yang laris manis ialah beras dan minyak goreng kemasan. Dikatakan untuk beras laku sebanyak 200 karung beras, minyak goreng laku sebanyak 50 dos kemasan.

Baca Juga  Maksimalkan Realisasi APBD, Tim SIPD Kemendagri Dampingi OPD Pemprov Sulbar

“Dengan total penjualan keseluruhan selama dua hari mencapai Rp 40 juta transaksi penjualan atau omset,” terang Bisma saat ditemui.

Dijelaskan, Bulog juga mengambil peran untuk terlibat stabilisasi stok dan harga pangan di Mamuju, serta menekan kenaikan harga-harga bahan pokok yang ada di pasaran dengan mengimbangi stabilitas harga.

“Sesuai arahan dari pemerintah daerah, kita juga harus ikut terlibat dalam menekan laju inflasi dari kenaikan harga pangan,” katanya.

Bahan pokok yang dijual oleh Bulog Mamuju sendiri dibawah harga eceran tertinggi atau harga pasar.

Baca Juga  Harga Cabai dan Tomat Melonjak Tinggi di Pasar Baru Mamuju

Seperti minyak goreng kemasan lima liter dijual Rp 65 ribu per jeriken, sementara beras medium Rp 42.500 per lima kilogram. Penerapan harga tersebut untuk menekan harga yang ada di pasar-pasar tradisional tidak mengalami kenaikan.

Selain itu, Bulog Mamuju juga memastikan ketersediaan beras hingga akhir tahun 2022 ini. Diaman stok beras yang tersedia di gudang Bulog Mamuju sebanyak 1.000 ton untuk tiga bulan kedepan.

“Serapan beras sendiri tetap mengandalkan empat mitra lokal, dan ketersediaan stok hingga akhir tahun tetap aman,” ungkapnya.

Baca Juga  Karo Hukerma Kemenkumham Minta Jajaran Respon Kebutuhan Informasi Bagi Masyarakat

Dikatakan, daerah yang sempat dilanda bencana alam berupa banjir, turut mempengaruhi serapan beras. Tetapi, pengaruhnya tidak terlalu signifikan dan tidak menyebabkan kekurangan stok beras.

“Serta terdapat Bulog cabang Polman, cadangan suplai jika terjadi kekurangan beras,” ungkapnya.

Penyaluran beras Bulog Cabang Mamuju, sendiri meliputi daerah Mamuju Tengah hingga Pasangkayu. Juga saat ini melayani penjualan dalam bentuk satuan barang di gudang Bulog Mamuju Jalan Jendral Gatot Subroto, Kelurahan Simboro.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *