Polres Majene Gelar Operasi Pekat, Sasar Penyakit Masyarakat

MAJENE – Operasi Kepolisian dengan sandi pekat yang berlaku 15 Agustus hingga 13 hari kedepan, malam tadi langsung dilancarkan oleh Polres Majene dengan sasaran utama penyakit masyarakat.

Penyakit masyarakat ini meliputi penyalahgunaan Narkoba, Pencurian, Minuman Keras, Prositusi, Perjudian dan Premanisme.

Baca Juga  Kembali, GP Ansor Datangi Polres Majene, Tanyakan Kelanjutan Kasus Pemukulan Kadernya

Dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP Suparman bersama seluruh personel yang dilibatkan terlihat para petugas menyasar tempat-tempat yang disinyalir memungkinkan terjadinya hal-hal yang disebutkan sebelumnya.

Adapun sasaran Operasi Pekat Marano-2022 yaitu Peningapan Afive, Stadion Prasamya, dan Sekitaran Pantai Barane yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana Kriminal sesuai dengan target Operasi Pekat Marano-2022 Polres Majene, Senin (15/8/22).

Baca Juga  36 Kendaraan Disita Malam ke-3 Gelar Ops Zebra Marano, Ini Penjelasan Kasat Lantas

Sebagaimana tujuan operasi ini untuk mewujudkan cipta Kondisi dalam Rangka Hut Republik Indonesia yang ke 77, Polres Majene terus berupaya meningkatkan kinerja Polri yang Presisi (Predektif, Responbilitas, Transparansi dan berkeadilan, guna mendukung kelancaran rangkaian kegiatan Hut Republik Indonesia yang ke 77 di Wilayah Polres Majene.

Baca Juga  Fashion Show di Lampu Merah Dibubarkan Sat Lantas Polres Majene

Dalam pelaksanaannya gelar operasi pekat ini tidak ditemukan hal-hal yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *