Kemenkumham Sulbar Upayakan Pelaporan Keuangan Akuntabel

  • Bagikan

MAJENE – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Faisol Ali berharap agar rekonsiliasi dan pemutakhiran data laporan keuangan dapat terlaksana dengan baik.

Hal itu disampaikan oleh Kakanwil dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Robianto pada pelaksanaan rekonsiliasi dan pemutakhiran data laporan keuangan di Aula Pengayoman Kantor Wilayah, Senin (11/7/2022).

Robianto saat mewakili Kakanwil pada kesempatan itu juga menilai bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan penyusunan laporan keuangan Kementerian Hukum dan HAM semester I tahun 2022 menggunakan modul pelaporan SAKTI sekaligus menganalisa perkembangan migrasi SAKTI Satuan Kerja.

Baca Juga  Bulog Mamuju Bakal Gelar Pasar Murah Khusus Telur Ayam Ras

“Sehingga Kakanwil dan seluruh Pimpinan berharap pelaksanaan rekonsiliasi ini dapat memberikan manfaat untuk menciptakan laporan keuangan dan Barang Milik Negara yang tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggungjawab” lanjut Kadiv Robianto salah satu Pimti Institusi Menkumham Yasonna H. Laoly itu.

Baca Juga  Jumlah OPD Lingkup Pemprov Sulbar akan Dikurangi

Tak hanya itu, Kadivpas Robianto memberi apresiasi kepada operator UPT yang telah berkenan hadir mengikuti kegiatan ini.

“Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan tugas di jajaran Kemenkumham Sulbar” lanjutnya

Sementara itu, Robi menjelaskan kegiatan ini akan difokuskan kepada analisa/pemantauan progress migrasi SAKTI satuan kerja dengan tujuan memastikan bahwa progress migrasi saldo awal persediaan, aset tetap, dan data buku besar neraca telah dilaksanakan serta laporan-laporan SAKTI hasil migrasi sudah sama dengan laporan-laporan yang dihasilkan aplikasi e-Rekon & LK.

Baca Juga  Wujudkan Pemenuhan HAM Bagi Masyarakat Sulbar

“Dan selanjutnya diminta kepada jajaran agar memperhatikan proses migrasi saldo awal yang merupakan proses awal penggunaan aplikasi tersebut, karena ketepatannya sangat menentukan laporan kita ke depannya,” pungkas Kadivpas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *