Iya mencontohkan, Pemda Majene mengalokasikan anggaran pembangunan Mes Pemda di Jakarta dan asrama mahasiswa di Djokdja. Mestinya pekerjaan itu saja yang dikelola, angan malah menganggarkan program lain.
“Kalau saya buka semua, ada datanya sama saya. Jadi hati-hati jangan sampai persoalan ini sampai ke Kejaksaan Tinggi. Apalagi, lanjutnya, dana yang sebanyak Rp 60 milliar, kalau dana itu diproses pihak kejaksaan tinggi, habis dia,”
Sebelumnya, Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Adi Ahsan rencana menggalang fraksi -fraksi tentang rencana hak interpelasi DPRD terhadap Pelanggaran yang diduga dilakukan Bupati Majene.











