“Kami sampaikan permohonan maaf kepada warga Kabupaten Majene atas kejadian ini katanya,” kepada wartawan, Jumat (24/3/2023).

Pantauan awak media, aktivitas di kantor DPRD Majene hanya terdapat beberapa staf yang masuk kantor.
Besaran tunggakan DPRD Majene yang wajib dibayarkan ke PLN Rayon Majene mencapai Rp 6 juta.
Seorang staf mengaku hanya bisa duduk di ruangan dan tidak dapat mengoperasikan komputer.
Staf ini juga menegaskan jika sudah beberapa kali menanggulangi pembayaran tagihan listrik menggunakan uang pribadi pimpinan.
Meski begitu, ia mengklaim sudah melengkapi berkas untuk pencarian dana pembayaran tagihan listrik maupun keperluan operasional kantor lainnya.











