“Jadi memang baru bulan ini belum dibayar, yang kami tahu belum ada dana untuk melakukan pembayarannya,” lanjutnya.
Rido menegaskan, sudah menjadi hak PLN melakukan penyegelan, sehingga sepanjang tidak dilakukan pembayaran, maka posisinya akan seperti itu terus (disegel).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPRD Majene, Sadli ditemui di salah satu ruangan membenarkan adanya penyegelan listrik gedung DPRD Majene.
Anggota DPRD dari Partai Golkar ini mendatangi kantor DPRD sesaat setelah mengetahui bahwa lampu di kantornya padam karena adanya penyegelan.
Akibat dari penyegelan tersebut karena DPRD Majene suda satu bulan menunggak bayar listrik.
Dampaknya, aktifitas staf di DPRD Majene lumpuh total,mereka tidak bisa melakukan kegiatan yang semestinya berlangsung hari ini.











