Menurutnya, Bupati Majene telah menugaskan salah satu Pansel untuk mengkoodinasikan masalah tersebut ke KASN.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majene Nahdlah mengaku, tidak tahu menahu soal pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mejene.
Alasannya, kegiatan tersebut ditangani langsung oleh panitia seleksi yang diketuai Mustamin. “Untuk kegiatan ini saya serahkan full kepada pak Mustamin, jadi seluruh pengurusan administrasi sampai sekarang ini saya serahkan kepada beliau,” jawabnya.
Nahdlah mengaku lebih fokus mengurus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K). Bahkan, saat ditanya soal dugaan pemalsuan dokumen pengunduran diri Kepala Balitbang Majene, Nahdlah berkelit tidak pernah melihat dokumen tersebut.
“Yang mengetahui itu PPTK-nya pak Tamsil, soalnya saya tidak pernah liat dokumennya. Untuk jelasnya silahkan hubungi saja kabid yang juga PPTK-nya. Untuk masalah administrasinya seilahkan ke PPTK-nya,” pungkasnya.











