Opini  

Pencemaran Air Sungai yang Mengkhawatirkan

99News.id – Salah satu unsur yang penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup adalah air. Makhluk hidup tidak bisa bertahan apabila tidak ada air. 

Kita tau sendiri Indonesia merupakan negara maritim, yang 70% wilayahnya adalah lautan dan 30% adalah daratan. Potensi sumber daya air di Indonesia cukup besar yakni menempati posisi ke-5 di dunia. 

Di Indonesia, masih banyak daerah yang mengalami krisis air bersih, padahal ketersediaan air di Indonesia cukup.

Ketersediaan air bersih sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Air bersih membantu menjaga kesehatan tubuh manusia, seperti menjaga kadar cairan pada tubuh, mengontrol asupan kalori tubuh, menjaga kelembaban kulit, meningkatkan daya tahan otak dan lain sebagainya. 

Selain itu, ketersediaan air bersih juga mendukung pertumbuhan di bidang pertanian, pembangunan ekonomi, dan menjamin kelangsungan ekosistem berjalan dengan baik.

Baca Juga  Fenomena Bullying yang Mengerikan

Di Indonesia sendiri, kualitas air masih menjadi permasalahan serius dan perlu diatasi. Pencemaran air yang terjadi di Indonesia cukup mengkhawatirkan, terutama air di wilayah sungai. 

Kualitas air sungai di Indonesia sudah dalam status tercemar berat. Hal yang menyebabkan terjadinya pencemaran terhadap sungai ialah masyarakat masih menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah karena kurangnya fasilitas layanan pengelolahan sampah oleh pemerintah. Sektor industri juga turut memperparah pencemaran sungai.

Krisis air bersih juga menjadi permasalahan lingkungan yang dialami banyak negara, termasuk Indonesia. Mendapatkan air bersih dan bebas pencemaran bukan lagi hal yang mudah. 

Terutama di sungai-sungai di lereng gunung. Pencemaran air di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia yang meninggalkan limbah pemukiman, limbah pertanian, dan limbah industri termasuk pertambangan.

Baca Juga  Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Sumber Air Bersih

Pencemaran sumber air bersih di Indonesia mempunyai dampak serius terhadap masyarakat dan lingkungan. Pencemaran air dapat menyebabkan penurunan kualitas air, kerusakan ekosistem air, penurunan kualitas pangan yang dapat mempengaruhi produktivitas pertanian, mempengaruhi keseimbangan kehidupan spesies dan menyebabkan penyebaran penyakit. 

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk menjaga kualitas air bersih dan menjamin ketersediaannya bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Karakteristik air yang tercemar adalah adanya zat pelarut dan pendapan yang menjadikan air menjadi berbau, sebab air yang sehat dan bersih tidak akan menghasilkan bau yang tidak sedap. 

Air yang tidak tercemar tidak mempunyai rasa, baik asam, manis ataupun pahit, serta tidak berwarna. Jika pH air lebih dari atau kurang dari 7 maka air tersebut sudah tercemar. 

Baca Juga  Iklim Mengubah Semuanya

Air yang tercemar juga dapat mengandung mikroorganisme patogen seperti virus, bakteri, atau parasit serta memiliki kekeruhan yang tinggi yang disebabkan oleh adanya partikel-partikel padat yang terlarut dalam air.

Untuk mencegah pencemaran air sungai, perlu dilakukan upaya penanggulangan seperti, pengolahan limbah rumah tangga dan pabrik-pabrik sebelum dibuang ke sungai, melakukan pelestarian dan penghijauan di daerah tepi sungai serta pemerintah turut berpartisipasi melakukan pengawasan yang ketat terhadap aktivitas industri dan pertanian yang dapat mencemari air sungai serta memberlakukan regulasi yang ketat terkait pengelolaan limbah.(*)

Penulis: Vista Afriani Putri, Program Studi Teknik Lingkungan, Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *