Kampus  

Dinilai Rendahkan Organda, Ketua GMNI Majene Tanggapi Pernyataan Ketua Dewan Pendidikan Majene

“Akses buku mahasiswa juga yang sangat minim di kab.Majene, tentu kita bertanya, mengapa toko-toko besar dapat hidup subur di kab. Majene, tanpa adanya toko buku yang disediakan atau difasilitasi oleh Pemda. Sangat disayangkan hal sekecil ini belum dapat diselesaikan oleh Pemda Majene. Apakah Pemda Kab. Majene sudah menjalankan tugas dan amanahnya sebagai kota pendidikan?” pungkas Agung.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Teken MOU dengan Universitas Sebelas Maret 

“Saya sangat menyayangkan tanggapan dan kritik dari pejabat terhormat terhadap mahasiswa tanpa intropeksi terlebih dulu terhadap pemerintah kabupaten Majene,” tutupnya.(rls/).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *