Pemilu  

Bawaslu Majene Diminta Tak Jadi Alat Politik Pihak Tertentu

MAJENE – Badan Pengawan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majene diminta tetap bersikap profesional dalam melaksanakan tugas, serta menolak segala bentuk intervensi.

Hal itu bertujuan agar publik tidak menilai Bawaslu Majene menjadi alat politik pihak tertentu.

Ketua Forum Masyarakat Anti Hoax Ardi meminta, agar semua pihak memberikan kesempatan kepada Bawaslu Majene dalam bekerja menjalankan tugasnya.

“Kami minta Bawaslu Majene tidak gentar dan tidak terpengaruh terhadap upaya intervensi dari kelompok tertentu dengan cara menggiring opini di media online. Silahkan Bawaslu menjalankan tugasnya secara profesional,” tegas Ardi, Selasa 27 Februari 2024.

Menurutnya, proses klarifikasi yang sedang dilakukan Bawaslu Majene harus tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah terhadap semua pihak. 

Apalagi undangan Bawaslu Majene kepada beberapa orang hanya upaya klarifikasi, sehingga tidak boleh ada upaya paksa bagi penerima undangan untuk memenuhi undangan. 

Apalagi, saat ini merupakan tahun politik, sehingga kerap kali terjadi ‘pembungkaman’ calon legislatif yang maju dalam kontestasi untuk meraih jabatan politik. 

Baca Juga  Wapres Harap Pemilu Berjalan Adil dan Netral

Menurut Ardi, tidak jarang lawan politik dijegal dengan ‘cara’ jalur hukum yang diduga dibuat-buat. 

“Kami minta Bawaslu Majene cermat dan berhati-hati menangani dugaan tindak pidana Pemilu,” tegas Ardi.

Dia mengingatkan, Bawaslu Majene untuk senantiasa bekerja keras dengan penuh integritas. 

Bawaslu juga diharapkan untuk menunaikaan tugas secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan keadilan berdasarkan hati nurani.

Ardi juga menyampaikan apresiasi terhadap Bawaslu Majene yang tidak gegabah dalam menentapkan keputusan, sehingga kepercayaan publik kepada Bawaslu Majene masih cukup baik dan terjaga.

“Kepercayaan yang dititipkan oleh masyarakat ke Bawaslu Majene, jangan sampai terlukai dan disia-siakan, serta harus terus dijaga, dan terus ditingkatkan secara berkesinambungan melalui kinerja yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, oknum calon legislatif (Caleg) gagal di Kabupaten Majene, ditengarai menjadi aktor penyebar berita bohong atau Hoax terkait politik uang.

Motif penyebaran hoax tersebut diduga dilakukan lantaran memiliki ambisi untuk menjatuhkan Caleg yang telah meraih kursi DPRD Kabupaten Majene, periode 2024-2029, pada Pemilu, Rabu 14 Februari 2024 lalu.

Baca Juga  Akmal Malik Resmi Jadi Pj Gubernur Sulawesi Barat Usai Dilantik Mendagri

Ketua Forum Masyarakat Anti Hoax Ardi meminta, agar masyarakat tidak gampang percaya dengan informasi hoax yang dapat menjurus kepada fitnah dan berujung adu domba.

“Akhir-akhir ini kita disibukkan dengan adanya dugaan hoax dan fitnah adu domba, kebohongan, provokasi dari orang-orang tertentu yang hal itu bisa memecah belah kehidupan damai di Majene,” sebut Ardi, Selasa 27 Februari 2024.

Ardi menyebut, proses pelaksanaan Pemilu di Majene sudah selesai dan berjalan lancar dan damai, serta telah menghasilkan 25 anggota DPRD Kabupaten Majene terpilih periode 2024-2029.

Bagi mereka yang gagal ke DPRD Majene karena kalah perolehan suara, sebaiknya legowo atau menerima dengan ikhlas, sebab yang menentukan pilihan adalah masyarakat.

“Tidak usah over dalam melakukan manuver politik, masyarakat sudah tahu siapa dalang dari tersebarnya berita hoax yang ada,” tegas Ardi.

Sebaiknya, kata Ardi, onknum Caleg gagal tersebut menunjukkan sikap bersedia mengakui keunggulan kawan yang lolos ke DPRD Majene, serta menyadari kelemahan dari kekalahan perolehan suara di TPS.

Baca Juga  Peserta Jalan Sehat HUT Golkar Membludak di Stadion Prasamya Majene

“Harusnya oknum tersebut menunjukkan kebesaran hati menerima kekalahan, bukan malah mencari kesalahan orang lain agar dirinya sendiri bisa merebut kursinya di DPRD,” lanjutnya.

Berikut daftar 25 Caleg yang lolos menjadi Anggota DPRD Majene periode 2024-2029 :

* Partai Demokrat 

1. M. IDWAR 

2. Dra. Hj. A. ANGRIANI

4. ELLY SULISTYOWATI, S.Akun

4. SURIANA MARDIN

5. SARIFUDDIN HM, S.Sos

6. JASMAN

* Partai Gerindra

1. SYAHRIL

2. RISMAWATI

2. JUNAEDI

* Partai PAN

1. ABDUL WAHAB, S.H.

2. MASRAM

3. SUDIRMAN, S.IP

* Partai PPP

1. H. MUH. YAHYA NUR, S.E. 

2. ARMIAH

3. HUSAIL

* Partai Golkar

1. SOFYAN 

2. MUHAMMAD ALWI

* Partai NasDem

1. MUHAMMAD DANDY DAHRY

2. MUHAMMAD ASRI, S.E., M.Si

* Partai PKS

1. ABDUL RASID 

2. BAHRUL HAYAT

* Partai PKB

1. NAPIRMAN 

2. BASRI IBRAHIM

* Partai PDI Perjuangan

1. MUSLIM 

* Partai Gelora

1. HAKIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *