Polling, 89 Persen Responden Pilih Ganti Bupati Majene

  • Bagikan

MAJENE – Mayoritas responden polling yang dilaksanakan oleh Media online 99news.id lebih memilih untuk Ganti Bupati Majene pada simulasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Majene tahun 2024, Jumat (13/10/2023).

Polling yang diluncurkan sejak, Selasa (10/10/2023) ini, diikuti oleh ratusan responden yang menentukan pilihan atas pertanyaan apakah anda selaku masyarakat Kabupaten Majene masih ingin Bupati Andi Syuckri Tammalele (AST) lanjutkan atau Ganti Bupati?.

Responden yang merupakan masyarakat Kabupaten Majene, Sulawesi Barat ini, lebih banyak yang memilih jawaban ganti bupati ketimbang yang masih ingin dipimpin Bupati Andi Syuckri Tammalele (AST).

Baca Juga  Kalma Katta Kalahkan AST di Pilkada Majene 2011, Mungkinkah Aris Mengulang Sejarah?

Empat hari setelah diluncurkan, sistem polling ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan masyarakat Majene. Hal ini terlihat dari jumlah responden yang ikut mencapai 180 orang.

Dari jumlah tersebut, 161 responden atau 89 persen memilih jawaban Ganti Bupati dan hanya 19 responden atau 11 persen sisanya yang menjawab tetap AST lanjutkan.

Polling atau jajak pendapat ini merupakan hal yang lumrah terutama saat menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

Apalagi, kedepan Kabupaten Majene tentu diharapkan punya pemimpin yang memiliki jaringan dan wawasan luas, serta mampu mengeluarkan kebijakan yang mendorong kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Termasuk, perbaikan dan peningkatan layanan akses transportasi, pengelolaan dan pengoptimalan sumber daya alam seperti kelautan dan perikanan, pertambangan, hingga peningkatan kualitas layanan publik.

Bukan hanya itu, masyarakat juga mengharapkan akses kesehatan yang mudah, kualitas pendidikan yang lebih baik turut menjadi beberapa diantara banyak ‘pekerjaan rumah’ yang harus dipegang oleh ‘tangan-tangan’ pemimpin yang punya kapabilitas dak kredibilitas sehingga mampu membawa Majene ke arah yang jauh lebih baik.

Beberapa negara demokrasi di dunia menggunakan polling dengan tujuan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemimpin yang diamanahi suara publik.

Baca Juga  TPAD Kaji Usulan KPU Soal Anggaran Pilkada Polman Rp60,8 Miliar

Polling sangat dibutuhkan di sebuah daerah, termasuk di Kabupaten Majene, apalagi daerah ini merupakan kabupaten yang ditetapkan menjadi kawasan pusat layanan pendidikan di Sulawesi Barat.

Selain itu, polling juga digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat, juga dalam rangka pendidikan politik kepada masyarakat umum di suatu daerah.

Polling merupakan proses dimana pendapat kelompok tertentu mengenai suatu topik tertentu atau seseorang dipertanyakan dan penilaian mereka dihitung untuk mencapai kesimpulan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *