Es Doger Mengandung Pewarna Tekstil Ditemukan BPOM di Pusat Kuliner Polman

  • Bagikan

POLMAN Sebanyak 24 tempat sampel berhasil diuji di mobil laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan Mamuju, Sulawesi Barat.

BPOM menggelar operasi pengawasan takjil makanan dan minuman di pusat kuliner Ramadan Pekkabata Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.

BPOM Mamuju datang dengan membawa satu unit mobil laboratorium. Tim menyisir dan mengambil sampel makanan dan minuman yang dijual pedagang.

Baca Juga  Geger Perempuan Ditemukan Meninggal terlentang di Rumahnya. Ini Penyebabnya

Kepala Informasi dan Komunikasi BPOM Mamuju, Netty Nurmuliawaty mengatakan, pengujian dilakukan selama tiga kali pengulangan.

Dari hasil pengujian, tim penguji menemukan satu sampel yang mengandung Rhodamin B atau pewarna tekstil.

“Selama pengawasan tadi kita mengambil 24 sampel dari berbagai bahan makanan dan minuman. hasilnya kita menemukan satu sampel dari Es Doger yang mengandung Rhodamin B” ucap Netty kepada wartawan.

Baca Juga  BPOM Minta Pedagang Takjil di Pasar Sentral Majene Perhatikan Kehigienisan Makanan

Netty mengatakan untuk pelaku usaha takjil ramadan ketika ditemukan bahan makanan yang berbahaya akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

“Sanksinya mungkin kita akan lakukan pembinaan, setelah ada pembinaan tetapi masih melakukan itu bisa saja ditindak pidana,” ucapnya.

Makanan atau minuman yang ditemukan berbahaya maka akan dilakukan penarikan.

Baca Juga  Lomba Sandeq di Polman Disaksikan Ribuan Warga

BPOM melakukan pengawasan bersama Dinas kesehatan dan Disperindag Kabupaten Polman.

Netty mengatakan akan berkoordinasi dengan dinkes mengenai tindak lanjut dari pelaku usaha takjil terkait temuan di lapangan.

“Untuk tindak lanjutnya kita akan koordinasi dengan dinkes mengenai pelaku usaha takjil di Polman,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *