Berita  

APN Sulbar Tolak Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

MAJENE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Pemuda Nasional (APN) Sulawesi Barat menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Ketua DPW APN Sulbar Irwan mengatakan, sedikitnya terdapat tiga faktor yang membuat APN Sulbar tegas menolak dua wacana tersebut.

Faktor yang pertama adalah komitmen yang lemah dari pemerintah, hal ini terlihat dari tidak berhasilnya dalam mengusung isu perpanjangan masa jabatan presiden yang kemudian beralih menjadi isu penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga  Pj Gubernur Sulbar Dorong Layanan Pembayaran Berbasis Digital Non Tunai di Samsat

Alasan kedua adanya upaya menyangkal legitimasi lawan politik presiden, serta alasan ketiga adalah upaya untuk membatasi kebebasan sipil, baik lawan politik maupun masyarakat dalam memajukan negara.

Di samping itu, Irwan mendesak agar Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan tegas atas penolakan wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan periode presiden.

Baca Juga  PKPU 15 ‘Membunuh’ Perusahaan Media Daerah

Irwan menilai, pernyataan penolakan Jokowi terhadap wacana tersebut sejauh ini masih belum tegas.

“Tidak boleh seorang presiden membuat pernyataan yang tidak tegas, tapi sebagai seorang negarawan presiden harus menyatakan dengan tegas menolak wacana ini,” tegas Irwan, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga  Mutasi Empat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten di Sulbar, ini daftarnya

Irwan beralasan bahwa Jokowi perlu menyampaikan penegasan penolakan karena salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju turut meramaikan isu ini.

“Intinya kami menolak dengan tegas penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan,” kata Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *