TPS Lokasi Khusus di Lapas Polewali Serba Pink

  • Bagikan

POLMAN – Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) di desain dengan nuansa hari kasih sayang, Rabu 14 Februari 2024.

Pantauan awak media, aula yang disulap jadi TPS ini dipenuhi hiasan berwarna pink. Mulai dari balon, kain slayer melintang, taplak meja hingga menyediakan foto booth.

Para warga binaan yang memiliki hak pilih nampak antusias menyalurkan suaranya atau mencoblos.

Mereka juga mendapat cokelat yang sengaja disediakan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Baca Juga  Anggaran Pemilu 2024 Diperkirakan Mencapai Rp 110,4 Triliun

Konsep ini sengaja didesain mengingat 14 Februari juga merupakan hari kasi sayang. KPPS Lapas Kelas II B Polewali mencatat ada 596 jumlah pemilih menyalurkan suaranya.

Panitia memanggil nama para pemilih, lalu diberi lima surat suara dan memasuki bilik suara.

Ada empat bilik suara yang disiapkan, lalu para pemilih memasukkan surat suara di empat kotak suara.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, bertepatan dengan hari valentine, alasan kami mengambil tema warna pink,” terang ketua KPPS Lapas Kelas II B Polewali, Asriani kepada wartawan.

Baca Juga  Durasi Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 75 Hari

Dijelaskan hari ini merupakan hari kasi sayang dan juga hari kasi suara bagi para pemilih.

Ia menyebut Lapas Kelas II B Polewali juga merupakan TPS lokasi khusus yang ditetapkan KPU Polman.

Dipilihnya konsep hari kasih sayang berwarna pink, agar para pemilih atau warga binaan ikuti bahagia.

“Damai tenang, karena selama ini Lapas selalu dianggap sebagai tempat yang seram,” lanjutnya.

Baca Juga  Bawaslu Majene Diminta Tak Jadi Alat Politik Pihak Tertentu

Disebutkan harapan penyelenggara agar perbedaan pilihan antara warga binaan tidak menjadi masalah.

Tetap rukun usai menyalurkan hak pilihnya meski selalu berbeda sesuai dengan pilihannya.

Asriani menyebut Daftar Pemilih Tetap (DPT) di lapas sebanyak 266 orang, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) narapidana 17 orang.

Kemudian DPTb pegawai ada 10 orang, dan DPTb luar sebanyak 282 orang, Daftar Pemilih Khusus (DPK) satu orang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *