Pemprov Sulbar Minta ASN Kedepankan Pancasila Dalam Berinovasi

  • Bagikan

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan publik dengan mengedepankan dan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris, meminta ASN di lingkungan pemerintahan daerah tersebut harus mampu mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memajukan daerah.

“ASN mesti mengembangkan potensi dirinya serta meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu melahirkan inovasi yang mampu melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab, untuk membangun daerah dengan mengedepankan dan berpedoman pada nilai Pancasila,” kata Idris di Mamuju, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga  Akmal Malik Dorong Pengembangan Minyak Mandar Agar Berdaya Saing di Pasaran

ASN di Sulawesi Barat juga harus terus menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dan bekerja dengan penuh komitmen dalam mementingkan persatuan dan keutuhan bangsa dan negara, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga  Prof. Zudan Dorong Bupati Membuat Desain Affirmate Policy

“ASN diminta bekerja melaksanakan tugasnya dengan mengamalkan nilai Pancasila sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dia mengatakan ASN merupakan pelayan masyarakat yang setiap jengkal langkahnya menjadi perhatian dan panutan dalam kehidupan masyarakat. Sehingga, menurut dia, setiap ASN harus memahami, menghayati, mengamalkan, dan mempedomani nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang mengambil tema “Bangkit Bergerak Bersama Pancasila” itu hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga  Pencairan THR Mulai H-10 Lebaran Idul Fitri

Menurut dia, Hari Kesaktian Pancasila hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali sejarah bangsa, khususnya bagi para generasi muda di Sulawesi Barat.

“Generasi muda tidak boleh melupakan sejarah bangsa, terutama bagaimana mempertahankan keutuhan negara di bawah panji Pancasila, sehingga bangsa ini terus maju dan berkembang,” ujar Idris.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *