Instrumen Pelaporan Pemberantasan Korupsi di Sulbar Capai Angka 83,2 persen

  • Bagikan
Pemberantasan Korupsi di Sulbar

Mamuju — Sekprov Sulbar Muhammad Idris memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pedoman MCP 2023 Provinsi Sulbar di Rujab Sekprov Sulbar, Jumat 14 April 2023.

Rapat tersebut merupakan tindaklanjut dari pertemuan Pemprov Sulbar bersama KPK RI pada 12 April 2023 di Gedung Merah Putih (Gedung KPK Lama), Jakarta Selatan, yang dihadiri langsung oleh Kepala Satgas Wilayah IV KPK RI, Jarot Faisal. 

Baca Juga  Hewan Ternak di Belitung Wajib Dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengungkapkan, secara umum MCP Sulbar pada tahun 2022 berada pada standar nasional dengan poin 83,2 persen. 

“Perolehan ini lebih baik dibanding pada tahun 2021  dengan Point 79,74 persen. Capaian tersebut merupakan kolaboarasi bersama pemerintah daerah,”bebernya

Idris menegaskan, Sulbar hanya bisa maju dengan memperbaiki hal-hal yang dianggap lemah, atau berpotensi merugikan negara. 

Baca Juga  Panen Calon Benih Sumber Kacang Tanah Varietas Terbaru di Sulbar

“Kalau ada aset tapi tidak dikelolah walaupun tidak ada aktor yang terlibat korupsi dan lainnya, itu merugikan negara. Itulah mengapa kita harus serius dalam MCP,”tandasnya

Untuk itu, Idris mengajak OPD terkait lebih serius dalam Monitoring Centre For Prevention  (MCP).

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Sekprov Sulbar Sebut Tercipta Kecenderungan Penyebab Inflasi

“Semua OPD terkait kita undang untuk memperhatikan, ini loh yang harus kita lakukan perbaikan kedepannya, misalnya saja mengenai pajak, masih adanya pelanggaran-pelanggaran tunggakan dan lainnya. Itu harus diperhatikan pemerintah,”tandasnya 

MCP adalah instrumen pemantauan pelaporan pemberantasan korupsi di pemerintah daerah yang terdiri atas sejumlah area, indikator, dan sub-indikator. (Suaib)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *