Tiga Kabupaten Terbaik Kategori Pembangunan Daerah di Sulbar. Adakah Majene?

  • Bagikan

MAMUJU-Setelah melaksanakan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Pemprov Sulbar melalui Bapperida Sulbar memberikan Piala dan Piagam Penghargaan kepada Tiga Kabupaten Terbaik di Sulbar pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJPD 2025 -2045 dan RKPD 2025 Provinsi Sulbar yang digelar di Grand Maleo Hotel Mamuju, Kamis (18/04/2024).

Peraih Terbaik Pertama dalam PPD Tahun 2024 diberikan kepada Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Kemudian diikuti oleh Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) sebagai Terbaik Kedua dan Kabupaten Mamuju sebagai Terbaik Ketiga.

Masing – masing piala dan penghargaan diserahkan langsung oleh PJ. Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, dan Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, kepada ketiga kabupaten terbaik penerima PPD, yaitu Pj. Bupati Polman, Ilham Boharima, dan Wakil Bupati Mateng, Muhammad Amin Jasa, serta Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi.

Baca Juga  Pengunjung Objek Wisata Tanjung Palette Bone Capai 8.000 Orang

Ditemui usai kegiatan, Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana menyampaikan, pemberian penghargaan itu sebagai wujud apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Melalui PPD ini, Pemprov Sulbar memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang telah menunjukkan peningkatan terbaiknya dalam hal perencanaan pembangunan daerah,” sebut Junda Maulana.

Baca Juga  Digitalisasi Pemerintahan Berbasis Srikandi, PJ Gubsulbar Prof Zudan Terima Penghargaan Dari ANRI

Lebih lanjut, Junda menjelaskan aspek penilaian dalam PPD Tahun 2024. Menurutnya, PPD tersebut penilaiannya tidak hanya pada aspek perencanaan, juga menilai peningkatan kinerja dalam pencapaian pelaksanaan pembangunan. 

“Ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kualitas dokumen perencanaan, pelaksanaan kebijakan pembangunan yaitu kesesuaian perencanaan dengan pelaksanaan dan peningkatan dalam pencapaian sasaran pembangunan, serta kemampuan daerah dalam berinovasi guna mewujudkan sasaran pembangunan yang dicita-citakan,” tambahnya.

Sebelumnya, Bapperida Sulbar telah melakukan tahapan penilaian PPD, yang terdiri dari penilaian dokumen pada tahap 1, kemudian wawancara dan verifikasi di tahap 2. Kemudian hasilnya ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 612 Tahun 2024 tentang Kabupaten Penerima Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2024. 

Baca Juga  Sulap Hutan Bernilai Ekonomis, Pj Gubsulbar Jajaki Kerjasama dengan Investor Turki

Kepala Bapperida Sulbar mengungkapkan, penilaian tidak hanya melibatkan Tim Penilai Bapperida Sulbar, namun penilaian dilakukan bersama akademisi dari Universitas Hasanuddin, Prof. Darmawan Salman, Prof. Nursini dan Dr. Madris sebagai tim penilai Independen.

“Setelah hasil penilaian di tingkat provinsi, selanjutnya Kabupaten Polewali Mandar sebagai Terbaik Pertama akan diikutsertakan dalam penilaian pusat,” tutup Junda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *