Kembali, GP Ansor Datangi Polres Majene, Tanyakan Kelanjutan Kasus Pemukulan Kadernya

Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian yang didampingi Kasat Intelkam Polres Majene Ipda Hardiman dan pengurus wilayah GP Ansor Sulbar. (Foto : ist)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Barat (GP Ansor Sulbar) yang dipimpin Sudirman AZ didampingi Ketua PC Ansor majene, kembali mendatangi Mapolres Majene, Senin 10/1/2022). Mereka diterima Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian yang didampingi Kasat Intelkam Polres Majene Ipda Hardiman. Sekadar diketahui, pada akhir Desember 2021 lalu, sekretariat GP Ansor majene diserang orang tak dikenal. Bahkan lima kadernya menjadi korban pemukulan OTK tersebut. Kronologis penyerangan bermula saat Kader GP Ansor Majene baru saja pulang dari pengajian dan zikir di Baitul Mahabbah Soreang Banggae Timur.

Baca Juga  Stop Kekerasan Perempuan!, ini yang Akan Dilakukan Polisi Majene jika..

Kemudian diikuti orang tak dikenal dan melakukan pemukulan di depan sekretariat, Jl Lanto Daeng Passewang, Lipu, Majene.

“Saat baru sampai di depan sekretariat, tiba-tiba dua pelaku tidak dikenal datang dan mengatakan jangan balap-balap, kemudian dijawab sama korban bahwa mereka tidak membalap pak, dan langsung saja pelaku memukul korban yang dibonceng kemudian memukul yang bawa motor,” ungkap Sudirman.

Baca Juga  Sejumlah Pemuda Milenial Majene Dikenalkan Nilai-nilai Budaya Mandar

Sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan korban. Namun, saat kader lainnya keluar dari sekret pelaku dan kader Ansor baku hantam.

“Karena mereka merasa kalah maka pelaku pulang dan mengancam kembali, tidak lama mereka datang berlima membawa benda tajam, namun tidak terjadi perkelahian dan pelaku pulang,” terang Sudirman.

Baca Juga  Oknum ASN Majene Berulah Lagi. Kali Ini Raba-raba Payudara Mahasiswi Unsulbar

Kasat Intelkam Polres Majene Hardiman mengatakan, saat ini kasus pemukulan dan penyerangan sekretariat GP Ansor tersebut sedang berproses dan sudah menemukan beberapa petunjuk. “Kami akan terus bekerja menuntaskan kasus ini,” ujarnya. (*)