MAMUJU – Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda dua orang korban hilang kecalakaan kapal motor di perairan Pulau Ambo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Hingga kini tim rescue Basarnas Mamuju masih melakukan pencarian di hari ke enam, Selasa 26 Desember 2023.
Pencarian terhadap korban bernama Ahmad (50) dan Kasiani hingga hari ke lima kemarin belum ada hasil.
“Sampai saat ini korban belum ditemukan. Kita masih melakukan pencarian terhadap korban di hari ke enam,” ungkap Kasi Operasi Basarnas Mamuju Iswandi saat dikonfirmasi.
Menurut Iswandi, korban diduga terbawa arus dari titik tempat ia terjatuh sehingga dalam membuat prediksi sar map sangat sulit.
“Kami kesulitan menghitung kemungkinan sebaran korban kemana arahnya,” ujar dia.
Kata dia, sampai saat ini dalam pencarian tim rescue masih berpatokan dengan sar map atau titik jatuh korban.
Diketahui, kecelakaan kapal motor Begitron GT-6 ini terjadi saat berangkat dari Pulau Ambo, Kecamatan Balabalakang, menuju Desa Sumare Mamuju pada Rabu (20/12/2023) pagi pukul 10.00 Wita.
Namun saat perjalanan kapal yang membawa 37 penumpang rombongan pengantin itu mengalami kecalakaan akibat hantaman ombak hingga terbalik sekitar pukul 16.00 Wita.
Kemudian, kapal itu dilaporkan hilang oleh Kepala Desa Balabakakang Timur Muhammad Idris pada Kamis (21/12/2023) pukul 00.00 Wita.
Dari kejadian itu sebanyak 37 penumpang jadi korban dan 33 penumpang kapal berhasil diselamatkan, dua dinyatakan meninggal dunia dan dua penumpang lainya masih pencarian.











