Transaksi Pembayaran Digital QRIS Capai Rp 6,92 Miliar

  • Bagikan

MAMUJU – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang telah memanfaatkan pembayaran digital di Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan tren peningkatan.

Hingga Oktober 2022, terdapat 57.863 merchant QRIS yang ada di Sulbar, dimana pelaku UMKM pengguna terbanyak.

Aplikasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan gabungan penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia. Tujuannya agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Baca Juga  JMSI Usulkan Gubernur Lampung Terima JMSI Award di Aceh

Transaksi QRIS menggunakan sumber dana berupa simpanan atau pembayaran kartu debet, dan kartu kredit. Hal itu disampaikan Humas BI Sulbar, Megananda melalu rilis yang diterima, Rabu (2/11/2022).

Megananda menjelaskan BI Sulbar terus sosialisasi dan edukasi pembayaran digital kepada para pelaku UMKM, pedagang pasar tradisional, maupun masyarakat umum.

Salah satu upaya yakni menggelar pekan QRSI Nasional (PQN) pada Agustus 2022 lalu di Kabupaten Mamuju dan Polman.

Baca Juga  Kemenkumham Sulbar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penyusunan Raperbup

“Selain jumlah pengguna yang terus meningkat, catatan transaksi pembayaran di QRSI juga mengalami peningkatan,” terang Megananda.

Volume catatan transaksi digital itu pada Agustus 2022 mencapai Rp 6,92 miliar, dengan transaksi sebanyak 51.858.

Megananda mengatakan, aplikasi QRIS tak hanya digunakan dalam pembayaran transaksi bisnis. Melainkan terdapat pula di rumah ibadah untuk pembayaran infaq, zakat dan sedekah.

Terdapat pula di pembayaran pajak dan retribusi daerah di enam kabupaten yang ada di Sulbar. Sementara jumlah pengguna aktif QRIS saat berbelanja di produk UMKM, telah mencapai 26.628 atau sebesar 63.18 persen.

Baca Juga  Batik Air Buka Rute Penerbangan Mamuju-Makassar

“Hingga akhir 2022 ini, kita target penambahan penggunaan sebanyak 35.000, kami berharap untuk mengaktifkan mobile banking dan dompet digital,” lanjutnya.

Selain memperkenalkan pembayaran digital, BI Sulbar juga aktif edukasi kepada masyarakat cara pembayaran transaksi digital.

Megananda berharap warga Sulbar dapat mendukung capaian QRIS dengan mendorong seluruh UMKM, koperasi, memanfaatkan pembayaran digital.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *