Lembaga Penyiaran di Sulbar Diminta Ciptakan Siaran Sehat saat Ramadhan

  • Bagikan

MAMUJU – Lembaga penyiaran Provinsi Sulawesi Barat diminta menciptakan siaran sehat menghadapi bulan suci Ramadhan 1443 hijriyah.

Ketua KPID Provinsi Sulbar Mu’min, mengatakan KPI pusat telah menyampaikan surat edaran terkait penyiaran di bulan suci Ramdhan.

“KPID Sulbar telah melaksanakan focus group diskusi dengan Kementerian Agama Sulbar, tokoh agama serta sejumlah lembaga penyiaran di Sulbar,” sebutnya.

Baca Juga  Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak Dipastikan Siap Jalankan Misi Utama

Aturan tersebut akan menjadi panduan KPID Sulbar dalam melakukan pengawasan lembaga penyiaran.

“Terdapat 14 poin yang akan dilakukan pengawasan, mulai dari teknis penyiaran, pelaku penyiaran saat bersiaran, untuk menciptakan siaran sehat diterima masyarakat,” katanya.

Baca Juga  50 Peserta Asal Sulbar Ikut Festival Anak Shaleh Indonesia di Palembang

Menurut dia, lembaga penyiaran juga diminta untuk tidak menghadirkan pembicara yang dapat menyajikan paham radikal atau ceramah yang bisa mengakibatkan keresahan di masyarakat.

Dia mengatakan bahwa lembaga penyiaran yang didapatkan melakukan pelanggaran penyiaran pada bulan suci Ramadhan dalam proses penyiaran maka dapat diberikan sanksi.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Cari Lahan 35 Hektar Persiapan Tambak Udang

“Kalau masyarakat menemukan adanya pelanggaran tembat penyiaran, maka harap dilaporkan ke KPID Sulbar maka kami akan tindak lanjuti sebagai tugas KPID,” katanya.

Ia mengatakan, sanksi yang disiapkan bagi lembaga penyiaran maka akan dilakukan teguran sampai dengan pemberhentian lembaga penyiaran secara permanen.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *