APN Sulbar Tolak Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

  • Bagikan

MAJENE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Pemuda Nasional (APN) Sulawesi Barat menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Ketua DPW APN Sulbar Irwan mengatakan, sedikitnya terdapat tiga faktor yang membuat APN Sulbar tegas menolak dua wacana tersebut.

Faktor yang pertama adalah komitmen yang lemah dari pemerintah, hal ini terlihat dari tidak berhasilnya dalam mengusung isu perpanjangan masa jabatan presiden yang kemudian beralih menjadi isu penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga  Batik Air Resmi Beroperasi Layani Rute Mamuju-Makassar PP

Alasan kedua adanya upaya menyangkal legitimasi lawan politik presiden, serta alasan ketiga adalah upaya untuk membatasi kebebasan sipil, baik lawan politik maupun masyarakat dalam memajukan negara.

Baca Juga  Kakanwil Kemenkumham Sulbar Minta Jajaran Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Di samping itu, Irwan mendesak agar Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan tegas atas penolakan wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan periode presiden.

Irwan menilai, pernyataan penolakan Jokowi terhadap wacana tersebut sejauh ini masih belum tegas.

“Tidak boleh seorang presiden membuat pernyataan yang tidak tegas, tapi sebagai seorang negarawan presiden harus menyatakan dengan tegas menolak wacana ini,” tegas Irwan, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga  Dugaan Korupsi Dana APBD 2021, Kejaksaan Diminta Periksa Oknum Anggota DPRD Majene

Irwan beralasan bahwa Jokowi perlu menyampaikan penegasan penolakan karena salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju turut meramaikan isu ini.

“Intinya kami menolak dengan tegas penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan,” kata Irwan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *